REVIEW
JURNAL
1. Judul
Penelitian : Evaluasi Penerapan
Akuntansi Manajemen Lingkungan pada PT. II
2. Nama Penulis
: Shela
Ika Mardikawati, Luky Patricia Widianingsih, Renna Magdalena
3. Nama Jurnal
:
Jurnal GEMA AKTUALITA, Vol. 3 No. 2, Desember 2014
4. Tahun Terbit
: 2014
5. Latar
Belakang :
Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan
pada PT. II baru berjalan tiga tahun, sehingga dalam penerapannya masih banyak kekurangan
yang harus diperbaiki dan diperhatikan oleh perusahaan. Dalam penerapan
Akuntansi Manajemen Lingkungan PT. II, akuntan perusahaan sangat berperan dari
hal perencanaan hingga pelaporannya. Perhitungan Laporan Biaya Lingkungan PT.
II dilakukan dengan menghitung dan mempertimbangkan seluruh aktivitas produksi yang
telah dilakukan oleh perusahaan. Dalam pelaporan biaya lingkungan, perusahaan menggabungkan
seluruh pengeluaran aktivitasnya. Hal ini membuat pengguna laporan biaya lingkungan
tidak bisa menganalisis jumlah pengeluaran secara terperinci dan spesifik. Penggabungan
pada laporan biaya tersebut juga menyulitkan manajemen dalam penilaian terkait kekurangan
perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Dalam penelitian ini diusulkan
pembuatan Laporan Biaya Lingkungan berdasarkan pengelompokan kategori biaya
yang terdiri dari aktivitas pencegahan, aktivitas deteksi, aktivitas kegagalan
internal dan aktivitas kegagalan eksternal. Penelitian ini juga menambahkan
beberapa jenis aktivitas pengelolaan lingkungan untuk memperbaiki penerapan
Akuntansi Manajemen Lingkungan pada PT. II. Jenis aktivitas yang ditambahkan adalah
penambahan jumlah masker, penambahan aktivitas perawatan peralatan pengendali
polusi dan studi lingkungan untuk Divisi Accounting.
Penelitian ini menambahkan
perhitungan persentase dari setiap kategori aktivitas pengelolaan lingkungan,
sehingga dapat diketahui pengeluaran setiap aktivitas berdasarkan nominal
maupun persentasenya. Laporan biaya lingkungan rekomendasi pada penelitian ini
juga menambahkan perhitungan persentase biaya lingkungan dari total biaya
operasionalnya.
6. Metode
:
Metode
Analisis Data
Metode analisis data dalam
penelitian ini dengan memahami dokumen-dokumen terkait penerapan Akuntansi
Manajemen Lingkungan yang ideal khususnya mengenai laporan biaya lingkungan. Dokumen
tersebut sebagai acuan dan pedoman dalam mengevaluasi keefektifan PT. II dalam menerapkan
Akuntansi Manajemen Lingkungan, dengan memahami dan mengevaluasi dokumen yang diperoleh
dari perusahaan untuk mengelompokkan limbah yang dihasilkan perusahaan, mendeskripsikan
hal-hal yang telah dilakukan perusahaan terhadap masyarakat dalam rangka pertanggungjawaban
kegiatan produksi yang telah dilakukan oleh PT. II dan mengevaluasi terkait laporan
biaya lingkungan PT. II berdasarkan perincian kategori biaya lingkungan. Dilakukan
uji silang antara dokumen penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan pada PT. II,
hasil wawancara yang telah dilakukan dengan staf accounting, divisi GA, divisi
kebersihan, karyawan produksi dan hasil observasi. Penerapan Akuntansi Manajemen
Lingkungan pada PT. II yang dievaluasi, diberikan saran serta rekomendasi mengenai
hal-hal yang harus diperhatikan atas kekurangan penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan
pada PT. II.
7. Hasil dan Pembahasan
Tabel 1. Laporan Biaya Lingkungan
PT. II Periode 01 Januari - 30 Juni 2013
No Aktivitas Biaya Lingkungan
Total
1 Melaksanakan Studi Lingkungan Rp. 55.000.000
2 Membeli Perlengkapan keselamatan kerja karyawan Rp. 16.575.000
3
Membuang sampah domestik Rp. 27.900.000
4 Perizinan
lingkungan dan pengujian tingkat pencemaran Rp. 20.000.000
5 Perawatan dan perbaikan peralatan pengendali polusi Rp. 64.000.000
6
Perawatan dan perbaikan mobil PMK
Rp. 10.000.000
7 Perawatan mesin produksi
Rp. 85.000.000
8
Mendaur ulang sisa bahan
Rp. 5.500.000
9
Perawatan dan perbaikan pembuangan air
Rp. 42.500.000
10 Biaya membersikan saluran air Rp.
10.000.000
11 Memperbaiki kerusakan jalan Rp. 40.000.000
Grand Total
Rp. 376.475.000
Persentase dari
Total Biaya Llingkungan 20.07%
No Pendapatan Pengelolaan Limbah Total
1 Pengelolaan kayu
Rp. 185.040.000
2 Pengelolaan oli
Rp. 10.000.000
3 Pengelolaan drum
Rp. 40.000.000
4 Pengelolaan kaleng
Rp. 3.000.000
5 Pengelolaan barang bekas
Rp. 15.000.000
Grand
Total Rp.
253.040.000
Berdasarkan laporan biaya
lingkungan PT. II pada tabel 1 (lampiran), perusahaan mengeluarkan biaya dalam
mengelola lingkungannya sebesar Rp. 374.675.000 atau sebesar 20.07% dari biaya operasionalnya
sebesar Rp. 1.876.000.000. Terdapat selisih pengeluaran dan pendapatan sebesar
Rp. 123.435.000 dari pendapatan pengelolaan limbah yang telah dilakukan. PT. II
dalam lapoan biaya lingkungan tersebut telah mempertimbangkan berbagai
aktivitas produksinya yang dapat menghasilkan limbah untuk dapat ditangani oleh
perusahaan.
Tabel 2. Laporan Biaya Lingkungan PT. II
berdasarkan kategori biaya.
No Kategori Biaya Total %
Biaya lingkungan
Biaya Pencegahan :
1
Studi Lingkungan
Rp. 90.000.000 21 %
2
Perlengkapan keselamatan kerja karyawan
Rp. 22.335.000 5.2 %
3
Perizinan lingkungan
Rp. 13.000.000 3.0 %
4
Perawatan dan perbaikan mobil PMK
Rp. 10.000.000 2.0 %
Total Rp. 135.335.000 31.2 %
Persentase Total Biaya Operasional
7.21 %
Biaya Deteksi :
1
Menguji pencemaran
Rp. 7.000.000 1.7
%
Total
Rp. 7.000.000
1.7 %
Persentase Total
Biaya Operasional
0.037 %
Biaya Kegagalan
Internal :
1
Membuang sampah domestic Rp. 27.900.000 6.5 %
2
Perawatan dan perbaikan peralatan pengendali polusi Rp. 77.000.000 17.9 %
3
Perawatan mesin produksi
Rp. 85.000.000 19.8 %
4
Perawatan dan perbaikan saluran air
Rp. 42.500.000 9.9 %
5
Mendaur ulang sisa bahan
Rp. 5.500.000 1.4 %
Total Rp. 237.900.000 55.5 %
Persentase Total
Biaya Operasional 12.68
%
Biaya Kegagalan
Eksternal :
1
Membersihkan saluran air
Rp. 10.000.000 2.3 %
2
Mempebaiki Jalan
Rp. 40.000.000 9.3%
Total
Rp. 50.000.000 11.6 %
Persentase Total
Biaya Operasiona l
2.67 %
Grand Total Biaya
Lingkungan
Rp. 430.235.000 100 %
Persentase Total
Biaya Operasional 22.93
%
Pendapatan
Pengelolaan Limbah :
1
Pengelolaan kayu
Rp. 185.040.000
2
Pengelolaan oli
Rp 10.000.000
3
Pengelolaan drum
Rp. 40.000.000
4 Pengelolaan kaleng Rp. 3.000.000
5
Pengelolaan barang bekas
Rp. 15.000.000
Grand Total Rp. 253.040.000
perusahaan mengeluarkan biaya pengelolaan
lingkungan sebesar 20.07%, sedangkan pada laporan biaya lingkungan berdasarkan
kategori diatas diberikan perhitungan persentase pengeluaran biaya lingkungan
dari total biaya operasional perusahaan. Biaya operasional perusahaan sebesar Rp.
1.876.000.000, sehingga dapat diketahui penambahan aktivitas pengelolaan lingkungan
yang dikeluarkan perusahaan sebesar 22.93% pada laporan biaya lingkungan
rekomendasi . Pada laporan biaya lingkungan berdasarkan kategori di atas juga telah
diberikan penambahan biaya lingkungan sebagai rekomendasi.